Sekilas

Adalah suatu hal yang wajar apabila setiap pemberi pekerjaan (bowheer) menghendaki agar proyeknya dapat selesai dengan baik dan tepat waktu sesuai dengan yang direncanakan. Keinginan ini mendorong bowheer untuk memperoleh suatu jaminan bahwa proyeknya akan berjalan dan selesai dengan baik. Untuk itu bowheer dapat meminta suatu jaminan kepada penerima pekerjaan (Kontraktor). Jika kontraktor wanprestasi, maka bowheer dapat menuntut jaminan tersebut untuk mengembalikan kerugian yang dialaminya dan atau melanjutkan proyek hingga selesai.

Kebutuhan Jaminan Asuransi yang biasa disebut Surety Bond dan Bank Garansi sudah sangat dibutuhkan dalam menunjang kebutuhan Proyek.  adapun Jaminan Surety Bond dan Bank Garansi yang di perlukan untuk kebutuhan proyek pada umumnya adalah Jaminan Penawaran, Jaminan Pelaksanaan, Jaminan Uang Muka, Jaminan Pemeliharaan dan Jaminan Pembayaran.

Iklan
%d blogger menyukai ini: